Mahar Politik Menjadi Akar dari Tindakan Korupsi

Donal Fariz Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) mengingatkan jika isu mahar Cawapres Sandiaga Uno kepada dua Parpol pengusungnya tidak dapat dianggap sepele. Menurutnya, mahar politik menjadi akar dari tindakan korupsi ke depannya.

Donal menjelaskan, pada banyak studi kasus korupsi di Indonesia yang melibatkan partai politik dimulai dari politik transaksional seperti pemberian mahar.

“Inilah akarnya, banyak studi korupsi di Indonesia yang libatkan Parpol adalah korupsi politik, dan dimulainya kasus korupsi adalah karena di awal ada transaksional,” ungkap Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW dalam diskusi di kantor Populi Center Jakarta pada Kamis (16/8/2018).

Sehingga kata Donal, jangan heran jika di akhir terjadi kasus-kasus korupsi yang melibatkan politisi-politisi tersebut.

“Sehingga jangan heran jika di akhir terjadi kasus-kasus korupsi. Sebab hal tersebut adalah bibit perilaku Parpol suka cari uang,” jelasnya.

Masalah klasik dari proses demokrasi di Indonesia kata Donal memang pengusung, yang diusung hingga pemilih sulit keluar dari lingkaran setan politik uang.

“Perilaku kandidat suka kasih uang, perilaku partai suka cari uang, perilaku pemilih suka dapat uang, maka tidak heran demokrasi itu mahal,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia meminta Bawaslu untuk benar-benar serius mengatasi masalah tersebut. Menurutnya Bawaslu tidak usah memusingkan soal sanksi dulu, terpenting ialah membawa kasus ini hingga pengadilan. Langkah ini sangat penting untuk pembelajaran politik Indonesia ke depannya.

“Terpenting bawa dulu itu ke pengadilan biar pengadilan yang memberikan sanksi,” terangnya.

***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *