Presiden Jokowi: ‘UMKM Agar Mampu Beradaptasi Terhadap Perubahan’

SWARASEMAR.COM | Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengingatkan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar tanggap dan mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Dengan diluncurkannya pajak penghasilan final (PPh Final) 0,5 % bagi pelaku UMKM, Presiden berharap pelaku usaha khususnya UMKM dapat meningkatkan kualitas dan kelasnya lebih ke atas.

“Kalau saat ini masih UMKM, dengan mulai diberlakukannya PPh Final 0,5 persen seharusnya akan ada peningkatan. Menjadi usaha kecil, kemudian menengah. Dan satu diantara upaya yang bisa dilakukan adalah selalu beradaptasi dengan perubahan,” terang Joko Widodo.

Presiden mengilustrasikan bahwa dulu untuk membeli sate, dirinya harus ke warung sate. Saat ini dengan menggunakan aplikasi kuliner, maka menikmati sate tidak lagi harus keluar rumah.

Oleh karena itu, Presiden mengajak pelaku UMKM untuk terus belajar dan berani menghadapi setiap perubahan.

“Saat ini perubahan oleh karena perkembangan teknologi dan kehidupan mengharuskan kita semua berubah. Jika tidak, maka kita semua akan tertinggal,” tambah Presiden.

Di hadapan sekitar seribu pelaku UMKM, Presiden berharap dengan beberapa kemudahan yang sudah diberikan pemerintah termasuk PPh Final 0,5 persen, pelaku usaha tidak menunggu dan berdiam diri.

“Lakukan terus perubahan dan berani beradaptasi dengan perubahan itu sendiri. Dan jangan lupa untuk terus berkontribusi bagi negara melalui pajak,” pungkas Joko Widodo.

Pada Jumat (22/6/2018), Joko Widodo Presiden RI bersama sejumlah menteri hadir di Jatim Expo Surabaya meluncurkan peraturan pemerintah nomor 23 tahun 2018 tentang pajak penghasilan final 0,5 persen untuk pelaku UMKM.

***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *