Presiden Jokowi Hormati Niat Amien Rais Menjadi Calon Presiden 2019

SWARASEMAR.COM | Jokowi dengan berhati besar menghormati niatan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menjadi calon presiden. Jokowi menilai pengalaman berpolitik Amien Rais tak perlu diragukan lagi.

Menurut Jokowi, “Senioritas beliau dalam kancah politik nasional tidak diragukan. Kapabilitas dan kepemimpinan beliau saya kira rakyat juga tidak meragukan itu,” (12/6/18).

“Saya kira sangat bagus karena beliau tokoh politik yang tidak diragukan lagi pengalamannya. Rekam jejak beliau saya kira enggak ada yang meragukan,” ucap Jokowi. Wacana mengusung Amien Rais sebagai calon presiden pertama kali diutarakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beberapa hari lalu.

Dalam acara buka puasa bersama di rumah dinasnya di Jakarta, Sabtu (9/6), Zulkifli mempersilakan pihak-pihak yang ingin mengambil tokoh PAN untuk mengisi kursi capres di Pilpres 2019, walaupun Rapat Kerja Nasional PAN, beberapa waktu lalu, telah mengamanatkan jatah kursi tersebut kepada dirinya.

Sejumlah tokoh PAN yang dimaksud Zulkifli adalah Amien Rais, Hatta Rajasa, hingga Soetrisno Bachir. Kata Zulkifli mereka sudah melakukan pengorbanan bagi partai yang lebih besar dibandingkan dirinya.

Kata Amien saat itu, keyakinannya berdasarkan pengalaman Mahathir Muhammad yang kembali menjadi Perdana Menteri Malaysia di usia 92 tahun. Amien yang juga hadir di acara itu lantas menimpali dengan menyatakan dirinya agak layak menjadi capres.

“Jadi saya pun sedikit agak layak ya (nyapres). (Saya) sudah agak kuno ya, tapi ya dengan Mahathir itu jadi ada semacam ada perubahan visi orang Asia Tenggara (soal usia) ini,” ungkap Amien.

“Jika wacana itu terwujud, nama Amien Rais dalam bursa capres akan menambah pilihan bagi masyarakat di Pilpres 2019. “Saya kira sangat bagus untuk memberikan alternatif, pilihan-pilihan dalam rangka Pilpres ke depan,” jelas Jokowi.

Dimana Amien merupakan pendiri PAN pada 1998. Ia berhasil menjadi Ketua MPR periode 1999-2004 dan sempat menjadi calon presiden dalam Pilpres 2004 tetapi kalah karena meraih kurang dari 15 persen suara nasional.

Belum ada satu partai pun selain PAN yang secara tegas mendukung Amien Rais sebagai capres. Padahal, PAN harus bisa membangun koalisi untuk mewujudkan wacana itu. PAN wajib berkoalisi agar bisa memenuhi syarat presidential treshold yaitu memiliki 25 persen dari total suara nasional di Pileg 2014, atau menguasai sedikitnya 20 persen kursi di DPR.

***

Sumber Berita : cnnindonesia.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *