Destinasi Wisata Religi, Islamic Center NTB Juga Ikon Pariwisata Halal di Lombok “Pulau Seribu Masjid”

SWARASEMAR.COM, Lombok | Masjid Hubbul Wathan Islamic Center di Kota Mataram kini sudah menjadi ikon pariwisata halal bagi provinsi NTB. “Disamping sebagai tempat ibadah, Islamic Center NTB juga telah ditetapkan sebagai destinasi wisata religi oleh pemerintah daerah,” kata M Zakiy Mubarok di Mataram, Selasa (22/5/2018).

Menurutnya, Provinsi NTB selain dikenal memiliki panorama alamnya yang indah, Pulau Lombok, satu di antara dua pulau besar di NTB juga populer dengan sebutan “Pulau Seribu Masjid”. Sebutan tersebut rasanya tidak berlebihan kalau melihat fakta yang ada. Menurut penelitian Taufan Hidjaz, yang kemudian dibukukan dengan judul “Lombok, Negeri Beribu Mesjid”, dari 518 desa yang ada di Pulau Lombok, terdapat sekitar 9000-an masjid.

Salah satu di antara masjid-masjid yang ada di Lombok, terindah, terbesar & termegah, dengan menaranya yang menjulang tinggi ke angkasa hingga 114 meter, adalah Masjid Hubbul Wathan di kompleks Islamic Center NTB.

Dalam membangun Islamic Center yang menempati lahan seluas sekitar 6 ha itu, dana yang dibutuhkan kurang lebih Rp300 miliar. Dana sebesar itu, diperoleh selain dari APBD NTB, juga dari sumbangan kabupaten/kota se-NTB, termasuk bantuan dari beberapa negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Qatar, Kuwait, & Jordania. Tidak kurang sumbangan dari masyarakat, termasuk warga Tionghoa yang ada di daerah ini.

Suasana Masjid Hubbul Wathan di kompleks Islamic Center, tak bisa disembunyikan. Masjid ini selalu penuh dengan jamaah setiap waktu. Lebih khusus saat sholat maghrib, isya dan sholat tarawih.

Saat ini masyarakat, khususnya umat Islam di daerah ini dapat menikmati & sangat merasakan manfaat dari keberadaan Islamic Center terletak di jantung Kota Mataram, Pulau Lombok ini. Keberadaan Islamic Center NTB menjadi semacam induk atau naungan lebih dari 9000-an masjid di Pulau Lombok.

Menurut Zakiy Mubarok Islamic Center NTB , selain diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, juga diproyeksikan dapat menjadi pusat peradaban di Asia. Karena itu, di areal ini juga didirikan bangunan-bangunan yang akan diperuntukan bagi pusat pendidikan dan kebudayaan. Bahkan kedepan akan dihadirkan museum kebudayaan islam yang merepresentasikan perkembangan Islam di Asia, bahkan dunia”.

***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *