Makam Sunan Muria Salah Satu Living Monument Sampai Saat Ini Masih Ramai Dikunjungi Oleh Para Peziarah

SWARASEMAR.COM, Kudus | Makam Sunan Muria merupakan salah satu bukti arkeologis yang berkenaan dengan masa awal perkembangan Islam di Jawa khusunya di wilayah Kudus, Pati dan sekitarnya. Lokasinya tergolong unik yaitu ada di Puncak Gunung Muria.

Kompleks Makam Sunan Muria berada di Bukit Muria yang terletak di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah & berada pada ketinggian lebih dari 1600 meter di atas permukaan laut.

Sunan Muria merupakan salah seorang peyebar Islam di Jawa yang tergabung dalam kelompok Wali Songo. Wilayah dakwah Sunan Muria meliputi Kudus, Pati & sekitarnya terutama di daerah-daerah pedalaman seputar Gunung Muria.

Sejarahnya ada beberapa versi mengenai silsilah Sunan Muria. Versi pertama menyebutkan Sunan Muria mempunyai nama kecil R. Umar Said yang merupakan anak Sunan Kalijaga dari istrinya yang bernama Dewi Saroh putri Maulana Ishak.

Sunan Muria menikah dengan Sujinah anak dari Sunan Ngudung (R. Usman Haji). Versi pertama ini, Sunan Muria memiliki hubungan kekerabatan dengan Sunan Kudus (Jafar Shadiq), yaitu saudara ipar karena Sunan Kudus adalah kakak Dewi Sujinah istri Sunan Muria.

Versi kedua Sunan Muria adalah putra Sunan Ngudung dari istrinya yang bernama Dewi Sarifah. Putra Sunan Ngudung lainnya antara lain Sunan Giri II, Sunan Kudus, & Sunan Giri III.

Hubungannya dengan Sunan Kalijaga, Sunan Kalijaga merupakan putra Tumenggung Wilatikta, Putra Ario Tejo III, Putra R. Penanggungan. Sedangkan Sunan Ngudung adalah putra Dewi Maduretno, putra R. Baribin, putra R. Penanggungan. Jadi menurut versi ini Sunan Muria adalah keponakan jauh Sunan Kalijaga.

Metode dakwah  digunakan Sunan Muria dengan cara  bijaksana dalam menghadapi masyarakat yang menjadi objek dakwahnya. Dakwah yang dilakukan diselaraskan dengan kepercayaan lama, adat yang bertentangan ajaran Islam dilakukan dengan perlahan.

Sunan Muria juga dikenal berdakwah melalui kesenian. Salah satu tembang macapat hasil ciptaannya adalah Sinom dan Kinanti.

Kompleks Makam Sunan Muria merupakan salah satu living monument yang sampai saat ini masih ramai dikunjungi oleh para peziarah. Dalam kompleks Makam Sunan Muria, selain makam juga terdapat bangunan masjid.

***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *