Impor Kuartal I Lebih Tinggi Dari Pertumbuhan Ekspor

SWARASEMAR.COM, Jakarta | Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, nilai impor kuartal I-2018 tumbuh 12,75% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan ekspor yang 6,17% (yoy).

Bank Indonesia (BI) masih melihat defisit transaksi berjalan Indonesia masih di level yang aman. Adapun, lonjakan nilai impor selama kuartal pertama tahun ini berimbas pada pelebaran defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD).

Deputi Gubernur BI Doddy Waluyo menjelaskan, current account deficit Indonesia masih di level yang aman.

“Masih bagus, per hari ini angka CAD keluar sekitar 5,5%, persentase terhadap PDB hanya 2,15%,” jelas Doddy saat ditemui di Jakarta, Jumat (11/5).

Menurutnya jika dibandingkan dengan kuartal IV 2017, angka 5,5% masih lebih baik. Artinya akun defisit masih dalam level sehat, terkait ada impor yang tumbuh tinggi, itu sejalan dengan investasi yang tumbuh.

“Konsekuensi untuk ekonomi agar tumbuh salah satunya terpaksa harus ada impor dan adanya kenaikan defisit,” tutup Doddy.

***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *