Trump Siap Bertemu Dengan Kim Jong-un Bahas Denuklirisasi Semenanjung Korea

SWARASEMAR.COM, Washinton DC. | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan bahwa pertemuan dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dapat terjadi dalam tiga hingga empat pekan ke depan.

Seperti dilansir dari laman The Guardian, Trump mengatakan hal tersebut dalam sebuah kampanye di Washington, Michigan, Amerika Serikat, Sabtu(28/4).

“Saya pikir kami akan mengadakan pertemuan pada tiga hingga empat pekan ke depan. Ini akan menjadi pertemuan yang penting, denuklirisasi semenanjung Korea,” ujarnya.

“Tapi kita akan melihat ini akan berjalan seperti apa,” tambah Trump.

Belum ada tanggal pasti yang diumumkan, kapan pertemuan ini akan berlangsung. Terdapat spekulasi kuat bahwa lokasi pertemuan melibatkan beberapa kemungkinan negara yang menjadi host, seperti Singapura, Mongolia, maupun Korea Selatan.

Sementara, menteri luar negeri AS, Mike Pompeo mengatakan bila Presiden Korea Utara siap menyusun sebuah peta yang akan membantu mencapai denuklirisasi. Hal ini merujuk pada pertemuan Pompeo dengan Kim Jong-un pada Paskah lalu. Pompeo mengatakan bahwa pertemuannya dengan Kim, sebagai sebuah pembicaraan yang bagus, dan menambahkan bahwa Kim sudah ‘sangat siap’.

“Kami memiliki percakapan yang luas tentang masalah paling sulit yang dihadapi kedua negara kami,” katanya dalam wawancara dengan ABC News yang akan disiarkan pada hari Minggu(29/4) di AS.

“Saya memiliki pernyataan misi yang jelas dari Presiden Trump. Ketika saya meninggalkan Kim Jong-un, dia memahami misi persis seperti yang saya gambarkan hari ini. ”

Jumat lalu, Kim Jong-un mengadakan pertemuan untuk pertama kalinya dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. Pertemuan bersejarah tersebut juga memuat komentar Kim yang menyatakan optimismenya dalam mengantisipasi pertemuan dengan Donald Trump.

Juru bicara Moon Jae-in, Yoon Young-chan mengutip ucapan Kim, “Begitu kita mulai berbicara, Amerika Serikat akan tahu bahwa saya bukan orang yang akan meluncurkan senjata nuklir ke Korea Selatan, Pasifik atau Amerika Serikat,” seperti dikutip dari situs berita ABC.

Dalam pertemuan tersebut, baik Pemimpin Korea Utara maupun Korea Selatan bersepakat untuk bekerja menuju ‘denuklirisasi lengkap’ Semenanjung Korea. Meskipun begitu, belum ada verifikasi maupun referensi jadwal.

***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *