Tol Ruas Bawen-Salatiga Semarang-Solo Seksi III Resmi Dioperasikan

SWARASEMAR.COM,A�Semarang | Jalan tol Ruas Bawen-Salatiga Semarang-Solo Seksi III sepanjang 17,6 kilometer, resmi dioperasikan dari dua arah tanpa tarif mulai Jumat (15/9) pukul 16.00 WIB.

a�?a�?Soft openinga�� ini berdasarkan sertifikat laik fungsi jalan tol Semarang-Solo segmen III Bawen-Salatiga dari Direktorar Jenderal Perhubungan Darat Nomor AJ.005/U/17/DJPD/2016 tanggal 24 Agustus 2017 dan sertififikat dari Kepala Badan Pengatur Jalan Tol nomor JL.03.04-P/338 tanggal 14 September 2017,a�? kata Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Yudhi Krisyunoro di Semarang, Jumat (15/9).

Ia menjelaskan bahwa pengoperasian jalan tol Bawen-Salatiga sementara hanya untuk kendaraan kecil golongan II, sedangkan kendaraan jenis bus dan truk belum diizinkan melintas di ruas jalan tol tersebut.

Terkait dengan pemberlakuan tarif tol Bawen-Salatiga, Yudhi menyebutkan bahwa hal itu menunggu terbitnya surat dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

a�?Keputusan mengenai tarif tol Bawen-Salatiga masih menunggu surat dari Menteri PUPR. Insya Allah bulan ini sudah terbit,a�? ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun pengoperasian jalan tol Bawen-Salatiga dalam tahap uji coba, tapi dapat dipastikan standar pelayanan minimum jalan tol sudah terpenuhi sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 16/PRT/M/2014 tanggal 17 Oktober 2017.

Yudhi juga mengakui pengoperasian jalan tol yang dikerjakan sejak Agustus 2015 itu sempat tertunda dua kali.

Menurut dia, tertundanya pengoperasian jalan tol Bawen-Salatiga itu karena beberapa hal teknis seperti menunggu selesainya uji kelaikan dari Dirjen Perhubungan Darat serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

a�?Ada juga proses yang harus dilalui sebelum jalan tol dioperasikan yaitu uji kelaikan dari Komisi Keselamatan Jalan dan Terowongan (KKJT),a�? katanya.

Pengoperasian jalan tol Bawen-Salatiga sekaligus menandai perubahan sistem transaksi tol yang saat ini masih menggunakan sistem terbuka, selanjutnya akan menggunakan sistem transaksi tertutup sesuai dengan perjanjian pengusahaan jalan tol. [Red]

***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *